BEBEK SONGKEM KHAS MADURA
BEBEK
SONGKEM
Makanan khas Madura
ini merupakan dari khazanah kuliner asli Indonesia. Selain unik secara penyajian,
olahan bebek ini memiliki filosofi sebuah cerita tentang etika, wujud hormat
dan terima kasih. Ia merupakan sebuah sajian yang tidak hanya bicara ihwal cita
rasa, melainkan tata krama.
Bebek songkem
merupakan bentuk atau wujud hormat, terima kasih dan apresiasi para orang tua
kepada kyai yang dengan sukarela sudah mengajari anak anak mengaji. Bebek ini
dibawa sebagai hantaran ketika songkeman, bebek utuh yang sudah dibentuk sepeti
orang sungkem, dijadikan simbol nilai nilai sopan santun.
Bebek songkem
ini dimasak dengan metode kukus yang khusus. Sekilas pengolahan bebek songkem
mirip dengan pembuatan aneka pepes. Tetapi keyika menilik lebih jauh, terdapat
perbedaan yang cukup khas. Pada sajian ini, bebek utuh yang sudah diberi bumbu
rempah, dikukus selama kurang lebih 4-6 jam. Keunikan dari bebek ini sebelum
dikukus, leher dan keoala bebek ditekuk seperti orang yang sedang sungkem. Proses
pengukusan nya juga tidak mengunakan air, melainkan pelapah pisang yang sudah
dipotong potong. Kandungan air yang ada dibahan tersebut lah yang akan membuat
daging bebek matang.
Olahan bebek ini
juga bebas kolesterol, karna pengolahannya mengunakan pelepah atau gedebok
pisang untuk mengkus dipercayai dapat menghancurkan lemak lemak kolestrol dalam
daging bebek, karna lemak lemak pada daging bebek, akan menempel pada potongan pelepah atau gedebok
pisang tersebut.


Komentar
Posting Komentar